Tuesday, March 19, 2019

Zikir vs Wirid (Zikir itu INGAT)


sabda Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam,


” أَلا وإِنَّ فِي الجَسَدِ مُضْغَةً إِذَا صَلَحَتْ صَلَحَ الجَسَدُ كُلُّهُ وإذَا فَسَدَت فَسَدَ الجَسَدُ كُلُّهُ أَلا وَهيَ القَلْبُ.“ رواه البخاري ومسلم.


“Ketahuilah, sesungguhnya dalam tubuh manusia ada segumpal daging, jika segumpal daging itu baik, maka akan baik seluruh tubuh manusia, dan jika segumpal daging itu buruk, maka akan buruk seluruh tubuh manusia, ketahuilah bahwa segumpal daging itu adalah hati manusia.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Ketahuilah bahwa yang akan DINILAI Allah di akhir zaman adalah HATI di dalam diri manusia. Adapun anggota tubuh itu, semua tindakannya/aktifitasnya akan dicatat oleh para malaikat sesuai perintah Allah sebagai tanda bahwa Allah maha adil dimana keseimbangan itu WAJIB. Ketika hati manusia baik, PASTI semua anggota tubuh atau raga/jasad akan mengikutinya.

Sesuai pengertiannya, zikir itu adalah ingat bukan baca. Jadi ketika kita diberikan informasi tentang sebuah bacaan seperti : 
Allahu akbar
Alhamdulillah
Subhanallah
Lailaha illallah

atau lainnya. Selama itu diucapkan oleh lidah atau mulut, maka itu BUKAN zikir, melainkan wirid atau bacaan yang menjadi amalan zahir. Maka pahamilah bahwa mengingat atau zikir itu bersifat terus menerus sebagaimana ingat terhadap sesuatu yang disukai atau dicintai sedang membaca itu pada waktu tertentu saja.

Belajarlah secara teratur untuk dapat memahami tentang zikir. Temukan seorang ahli dalam berzikir dan bertanya atau diskusi dengan orang tersebut sehingga tidak salah dalam beramal.

Maka dengan demikian tidak ada yang disebut zikir hari senin, zikir hari selasa, zikir hari rabu atau hari lainnya karena semua itu adalah amalan dalam bentuk bacaan, BUKAN zikir.

Demikian info mengenai zikir, semoga bermanfaat dan tidak salah dalam beramal. 

No comments:

Post a Comment