Tuesday, April 13, 2021

Dalil Zikrullah (qolbi)

Banyak orang (sebagian besar) yang beragama Islam tidak mengetahui tentang perintah utama dalam beribadah apapun, wajib disertai (selalu) dengan zikrullah (ingat kepada Allah). zikir atau zikr, berarti mengingat atau menyebut. 

Dalam perintah Allah di beberapa dalil Alqur'an, mengingat atau menyebut, dapat dimaknai secara meluas dan menyempit. Dalam pengertian "meluas", ingat atau sebut dapat dilakukan secara zohir atau nyata melalui lisan dan dapat dilakukan secara bathin atau tersebunyi melalui hati (qolbi). Sedang dalam pengertian "menyempit", ingat atau sebut yang dimaksud dalam Alqur'an adalah mengarah (cenderung) kepada amal dan kegiatan yang bathin atau rahasia. Silahkan pemahaman mana yang sesuai untuk diamalkan.

Berikut ini dalil atau alasan - alasan pelaksanaan zikrullah :


1. Qur'an surat ke 73 Almuzzammil ayat 8 : 

وَاذْكُرِ اسْمَ رَبِّكَ وَتَبَتَّلْ إِلَيْهِ تَبْتِيلًا

" Dan sebutlah nama tuhanmu dan beribadahlah kepada Nya dengan sungguh-sungguh "


2. Qur'an surah ke 4 Annisa' ayat 103 :

فَإِذَا قَضَيْتُمُ الصَّلَاةَ فَاذْكُرُوا اللَّهَ قِيَامًا وَقُعُودًا وَعَلَىٰ جُنُوبِكُمْ ۚ فَإِذَا اطْمَأْنَنْتُمْ فَأَقِيمُوا الصَّلَاةَ ۚ إِنَّ الصَّلَاةَ كَانَتْ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ كِتَابًا مَوْقُوتًا 

" Maka apabila kamu telah menyelesaikan shalat(mu), ingatlah Allah di waktu berdiri, di waktu duduk dan di waktu berbaring. Kemudian apabila kamu telah merasa aman, maka dirikanlah shalat itu (sebagaimana biasa). Sesungguhnya shalat itu adalah fardhu yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman. "


3. Qur'an surah ke 7 Ala'raf ayat 205 :

وَاذْكُرْ رَبَّكَ فِي نَفْسِكَ تَضَرُّعًا وَخِيفَةً وَدُونَ الْجَهْرِ مِنَ الْقَوْلِ بِالْغُدُوِّ وَالْآصَالِ وَلَا تَكُنْ مِنَ الْغَافِلِينَ

"Dan sebutlah (nama) Tuhanmu dalam hatimu dengan merendahkan diri dan rasa takut, dan dengan tidak mengeraskan suara, di waktu pagi dan petang, dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang lalai."


4. Qur'an surah ke 3 Al-imran ayat 191 :  

الَّذِينَ يَذْكُرُونَ اللَّهَ قِيَامًا وَقُعُودًا وَعَلَىٰ جُنُوبِهِمْ وَيَتَفَكَّرُونَ فِي خَلْقِ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ رَبَّنَا مَا خَلَقْتَ هَٰذَا بَاطِلًا سُبْحَانَكَ فَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

"  orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): "Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka. "

 

Allah tidak Serupa dengan Apapun

Ketahuilah bahwa Tuhan yang kita sebut nama Nya dalam hati (Qolbi) tidak serupa dengan apapun yang kita bicarakan, kita bayangkan. Hal ini tercantum jelas pada ayat berikut :

فَاطِرُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ ۚ جَعَلَ لَكُمْ مِنْ أَنْفُسِكُمْ أَزْوَاجًا وَمِنَ الْأَنْعَامِ أَزْوَاجًا ۖ يَذْرَؤُكُمْ فِيهِ ۚ لَيْسَ كَمِثْلِهِ شَيْءٌ ۖ وَهُوَ السَّمِيعُ الْبَصِيرُ

Artinya :

(Dia) Pencipta langit dan bumi. Dia menjadikan bagi kamu dari jenis kamu sendiri pasangan-pasangan dan dari jenis binatang ternak pasangan-pasangan (pula), dijadikan-Nya kamu berkembang biak dengan jalan itu. Tidak ada sesuatupun yang serupa dengan Dia, dan Dialah yang Maha Mendengar dan Melihat.

jika ada tambahan ayat, akan segera diupdate.

والله أعلمُ ﺑﺎ ﻟﺼﻮﺍﺏ

No comments:

Post a Comment